untuk yang kesekian kalinya aku merasa terjebak merasa jalan ditempat, merasa tak tau kemana harus melangkah.aku tak pernah tau tentang masa depanku dan sejujurnya aku ingin tau ada apa didepan sana, apa ada maksud dan tujuannya mengapa aku berdiam disini seperti menunggu hari penghakiman untuk diriku sendiri?
Apa lagi yang harus kulakukan.. setipa hari aku terus berusaha menjalani hidup dengan ketidakpastian, merasa khawatir akan menjadi apa diriku dmasa depan, merasa semua orang sedng memojokkanku. Apa mereka pikir aku sehina itu yang tak bisa mengimbangi mereka? aku tidak iri, aku hanya benci ketika orang melihat rendah kepadaku padahal aku tidak pernah memandang rendah ke mereka bahkan ke orang lain.
Sabarku ini tak akan habis.. ya, tak akan habis.. Walaupun aku berdarah-darah disni dan merasa jadi orang yang tak berguna dan selalu memberi beban kepada orang lain aku tetap berdiri kuat dan terus menjalani hidup. sampai kapan? entah... sampai tuhan memberi kesempatan yang mampu merubah hidupku atau sampai tuhan menghentikan langkahku dan memanggilku pulang?
oohh... apa aku harus jujur bahwa ini menyakitkan. Aku terpenjara disini berharap Ia yang Maha Kuasa mau membantu hamba-Nya yang hina ini keluar dari kesedihan. Aku yakin Tuhan selalu mendengarku, dan kali ini.. Tuhan.. Doa dan pengharapanku masih tetap sama.
-frisme-
No comments:
Post a Comment
klik untuk komentar